Ustadz Punk
Ada yang baru dalam hidupku …, beberapa waktu yg lalu kukenal keponakan dari adik iparku sebut saja namanya “Kipli”… hmmm, jadi ingat film mencari Tuhan..eh bukan, sinetron “Kiamat sudah dekat” …hehehehe
awalnya kukenal dia biasa-biasa saja…, dan jujur gak banyak tahu tentangnya. Kemudian di lebaran tahun ini [1430 H] sedikit berbeda….
“Assalamu”alaikum..! ” terdengar salam dari depan rumah, “wa”alikum salam” .. kujawab salam itu sambil membuka pintu pagar dan …. kaget bukan kepalang, mataku sedikit melotot ..seakan tak percaya melihat tamu yang satu neh… , gaya rambut botak samping, agak merah, rambut berdiri di bagian tengah, pake jaket levis ketat dengan khas manik besi dan “baut” mungkin yach…ckckck, ditambah lagi celana model paku bumi (ketat membentuk postur kaki, lancip ke bawah…. silahkan dibayangkan sendiri, hehehe maaf ngerepotin…), pokoknya aseli punk dagh….
“Silahkan masuk…”, ku berkata …., “Mhn maaf lahir bathin yow mas.. lama g ketemu, hehehehehe”, dia langsung menjabat tanganku … , jujur aku pangling (agak lupa-lupa ingat) dengan sodara jauh satu neh…. coz gayanya yg berubah total, jarang ketemu lagi ..
“Aku kipli mas….”, dia berusaha meyakinkanku bahwa aku terkenal…., eh bukan dia kenal aku hihihihihi…, akhirnya kami pun ngobrol seputar keadaan sodara-sodara..layaknya lebaran biasa….. [ kayak di TV-TV ... ^^ ]
Hingga suatu saat…
Jujur… aku masih penasaran dengan perubahan sodara yg satu neh…, namun kutahan untuk bertanya “ada apa gerangan…???”, khawatir terjadi persinggungan sisi-sisi sensitif….,
Akhirnya hari ini kutemukan jawaban itu …, Siapakah kipli sebenarnya dan ada apa dengan gaya punk ?
Adik iparku menjelaskan … kipli adalah keponakannya, anak seorang MUDIN ( pejabat pengurus nikah, kematian dsb. ), pun di halaman rumahnya terdapat masjid dan madrosah serta tempat pengajian bagi masyarakat sekitar…., setiap habis subuh dan ketika jam sekolah… Kipli mengajar beberapa mata pelajaran, termasuk menyampaikan beberapa kajian kitab kuning semisal FATHUL MU”IN. .. sehingga tak heran banyak kutemukan anak-anak kecil di daerahnya memanggil kipli dengan sebutan “USTADZ”, tentunya ngajarnya tidak pake gaya PUNK …hehehehe
Adapun berkenaan dgn gaya “punk”, hal itu sengaja dilakukan sebagai salah satu kontrol sosial, lho koq bisa…????, dari informasi yang kuterima, tidak sedikit teman-teman dari Kipli atau pemuda di daerah-daerah yang kurang beruntung… namun tetap kekeh mengikuti gaya yang dianggapnya mengikuti jaman…. aneh, mengundang perhatian dan sangar…., dari sudut ini Kipli sebagai wakil dari Bapaknya yang pemuka agama mencoba untuk masuk ke dunia mereka dengan batasan-batasan yang coba dijelas-jelaskan, sehingga tidak ada lagi istilah MOLIMO dalam pergaulan mereka, cukup punk sebatas gaya … bukan budaya, punk memiliki potensi positif bukan blow up hal-hal negatif
di samping itu, gaya punk juga Kipli gunakan untuk mengimbangi dan antisipasi gangguan secara dhohir seperti palak atau pajak non-pemerintah, coz di daerah-daerah terpencil juga ada yang namanya Gangster… meski Jadul…, yang umumnya adalah kumpulan pemuda pengangguran dan iseng. Sehingga Kipli terpaksa naek motor tanpa Helm dengan memamerkan rambut dan gaya Punk nya
ooooo …. begitu ceritanya, yes i know
Nyumbang Pendapat… boleh yach .. ^_^
Ironis memang, terlepas setuju dan tidak setuju dengan jalan Punk yang dilakukan oleh sodara kami Kipli. menurut hemat kami [ hehehe, gaya serius mode=ON ], contoh kasus ini banyak yang terlepas dari perhatian para akademisi atau pemuda yang beruntung dapat menikmati bangku kuliah bahkan tingkat sarjana tertinggi. Peran kita semua dibutuhkan di sini …
Lulus sekolah.. perhatian tertuju pada memilih tempat kuliah, Lulus kuliah.. perhatian tertuju pada mencari tempat bekerja…., ketika bekerja … perhatian tertuju pada pemenuhan target ” kerja … [oh yach ada yg kelupa ... perhatian tertuju pada "MENIKAH"]
Adakah hubungannya dengan Sholat lima waktu?
Yach… ada, [ hehehe... mekso jawabannya... ^_^ ], sekilas jawaban ini mungkin terlihat mekso.., namun jujur kami mengajak untuk memperhatikan siklus sholat lima waktu sejenak [ bukan bermaksud menggurui, namun lebih kepda berbagi saja..... OK !!! ].
Kegiatan Sholat lima waktu melatih seorang muslim untuk memiliki keshalihan dan kecerdasan sosial, ketika bangun pagi menatap dunia … dia ditantang untuk menyeimbangkan otak kanan dan kirinya, antara gerak hati, jiwa dan raganya … niat menghadap yang kuasa, kemudian dilanjutkan bekerja mencari bekal ibadah.
Ketika di tengah-tengah kesibukan, seorang muslim ditantang untuk meluangkan waktu … memanfaatkan ingatan “sampai di mana pekerjaan yang dilakukan” dan mengasah keihklasan “menghadap Sang Pencipta Alam”
Ketika di tengah-tengah kelelahan akan aktifitas seharian…, seorang muslim ditantang untuk memberikan perhatian … mengumpulkan sisa energi untuk “Berkonsentrasi”, menghadap Ilahi Robbi
Ketika Malam menjelang …., seorang muslim ditantang untuk mensyukuri… nikmat yang diberikan meski sebentar, menyambut malam yang ditinggal oleh penerang alam
ketika waktu istirahat kian mendekat….., seorang muslim ditantang untuk mengucapkan salam dalam bentuk “shalat”, menutup hari… tanpa tahu apakah ajal benar-benar dekat… apakah subuh benar-benar dapat kembali dilihat….
Maksudnya apa…???
Maksudnya adalah … seorang muslim seharusnya terlatih dengan kompleksitas kehidupan, ditengah fokus pun juga diharapkan memiliki waktu luang untuk menengok ke kiri dan ke kanan, mengasah kepedulian. Boleh jadi seorang muslim adalah pejabat negara, saudagar besar, artis atapun sekedar seseorang yang sibuk mencari sesuap nasi …, namun perlu disadari kosenp shalat lima waktu mengajarkan manusia untuk “BERBAGI”……. berbagi waktu, berbagi energi, berbagi pikiran, berbagi harta atau hanya berbagi senyuman …. meski sedikit
mari kita berbagi … perhatian untuk lingkungan kita….. mereka butuh kita dalam kebersamaan
semoga bermanfaat…
Pasuruan, 26 September 2009
Caksyam.
jika punk kelas jalanan oke oke saja
mampukah kita memasukan ideologi Islam kedalam nya
punk and islam,, klo aye pikir gaya punk/ rocker/ yang laennya, yang cadas” ga masalah sama islam,selama tetap berada dalam koridor islam, ex: menutup aurat, ga ada tato yang bsa menghalangi air ktika wudhu, ga ada tindikan (karna Islam melarang menyakiti dri sendri), ga mabok”, nge-fly, nge-sex, dll..
nah klo si kipli, aye rasa dandanan kaya geto harus dimanfaatkan sebagai media dakwah,, maksudnya dia kan bsa ngajar agama, coba aja dia gaul sama anak” punkers/ anak” metal yang mungkin masih jauh dari islam,, dengan dandanan kaya gitu di pasti gampang dterima ,,
so,, ketika kipli lagi nongkrong sama geng punkers tersebut, si kipli jangan ikut”n jadi ga beres, tapi sebaiknya berusaha untuk mempengaruhi punkers yang laennya untuk secara bertahap mendekatkan diri kpd Tuhan,,
hehe.. nyambung ga nih comment?? afwan ya klo ga nyambung ^^
Islam adalah agama yang cantik dan sempurna karena dari yang MAHA SEMPURNA,yaitu Pencipta kita dan Pencipta alam semesta, ALLAH YANG MAHA ESA.
Islam sebagi suatu systim yang sempurna yang mengatur hidup dan kehidupan di dunia ini. Hal ini telah dibuktikan oleh pembawanya, utusan/Rasul NYA, nabi MUhammad saw.
Jadi…kita sebagai umat Islam, menjalani hidup di dunia ini…belajar/ untuk mengetahui…dan mempraktekkan apa yang nabi Muhamma lakukan, mulai dari bangun tidur hingga akan tidur kembali. Sudah lengkap. Betul tidak?
Islam adalah agama yang sangat cantik dan sempurna karena dari YANG MAHA SEMPURNA, yaitu Pencipta kita dan alam semesta, ALLAH YANG MAHA ESA.
Islam sebagai suatu systim yang sempurna,yang mengatur hidup dan kehidup
an didunia ini. Hal ini telah dibuktikan oleh Pembawanya, Utusan/Rasul NYA, nabi Muhammad saw.
Jadi…kita sebagai umat Islam, menjalani hidup didunia ini…belajar/
untuk mengetahui…dan mempraktekkan apa yang telah dicontohkan oleh nabi Muhammd saw. Mulaqi dari bangun tidur….hingga akan tidur kembali.
Suadah lengkap semua. Kuncinya adalah belajar dan ilmu. Betul tidak?