Archive

Author Archive

Share : Bagaimana Menghafal Alquran

March 13th, 2010

Alhamdulillah, kemaren malam (12/03) kami mendapatkan sebuah informasi menarik tuk dibagikan kepada sahabat sekalian, yakni sebuah metode dalam menghafalkan Alquran. Tulisan ini didokumentasikan oleh salah seorang teman di FB, Eko Apriyanto, dari sebuah tulisan yang disusun oleh Asy-Syaikh Dr. Abdul Muhsin Muhammad Al-Qasim, imam dan khathib di Masjid Nabawi. Semoga apa yang tertera bermanfaat tuk kita semua, tidak lupa pula kami memohon dan mengajak sahabat semua tuk saling mendoakan dan mendukung dalam mingkatkan cinta kita akan Alquran, mengamalkan Alquran dan berbagi keindahan Alquran. Mari menjadi generasi Qurani …, mari membentuk generasi Qurani, Semoga Alloh meridloi, Amin ….

Dalam tulisan ini, dibahas beberapa hal, antara lain:

  1. Keistimewaan metode yang diperkenalkan
  2. Menambah hafalan harian
  3. Menggabung hafalan baru dan lama (Muroja””””””””ah)
  4. Mengulang hafalan setelah selesai 30 Juz
  5. Anjuran dalam menjaga hafalan
  6. Membedakan bacaan mirip dalam Alquran
  7. Kaidah dan ketentuan umum dalam menghafal Alquran

Berikut tulisan lengkapnya …., Selamat membaca dan mencoba

Read more…

caksyam Share ,

Andai kita melihat …

February 18th, 2010

api-syirikKisah nyata ini kami dapatkan tempo hari (17/02) dari seorang teman sebut saja namanya Angga (bukan nama sebenarnya), mungkin sedikit terperangah dengan kenyataan yang ada, namun akhirnya kami hanya bisa mencoba mengambil hikmah yang ada dan memantabkan dalam diri untuk bahan perbaikan dan renungan, hingga akhirnya kami tulis dan share dengan harapan dapat mengingatkan kami kembali di masa-masa yang akan datang, serta lebih bermanfaat bagi sobat sekalian.

Kami mencoba mengawali dengan sebuah kesimpulan kecil…, yakni “sebagian dari kita sudah pudar kepercayaannya kepada Tuhannya”. Mungkin sobat sekalian akan bertanya, koq bisa ..???, apa buktinya ?? … berikut kisah yang diceritakan Angga kepada kami.

Pagi itu cukup cerah, cuaca yang cukup nyaman tuk melihat lebih jauh lingkungan sekitar. Akhirnya Angga yang kebetulan kedatangan tamu, mengajak Aziz (tamunya, bukan nama sebenarnya) untuk jalan-jalan keliling kota.

Read more…

caksyam hikmah ,

Pedagang itu adalah kita …

January 14th, 2010

kaki-limaCaksyam-Jogjakarta (14/01) : Matahari mulai terik. Jam di HP menunjukkan pukul 06.10 wib. Doa “kalamun” dilantunkan, pertanda pengajian sehabis shubuh berakhir. Kami pun, para santri, turun dari masjid, kembali ke guthekan (kamar) masing-masing. Krucuk …., Krucuk …., Krucuk …. tanpa sengaja, perut memberikan sinyal positifnya untuk segera ditunaikan haknya, yach … “sarapan pagi”.

Akhirnya aku berinisiatif untuk membeli sarapan. “Prend … ada yang mo nitip gak?, aku mo sarapan neh…”, aku membuka percakapan tuk mengajak temen-temen santri mengisi amunisi tuk kegiatan selama seharian, yach … kebetulan hari itu adalah hari libur, jadi suasana lebih terlihat santai.
Ke pasar naek sepeda onthel yuk …!!!, Sholahudin, salah seorang temanku mengajak menikmati pagi dengan bersepeda sembari menuju pasar tuk beli makanan sarapan. Okey…., aku pun mengiyakan, dalam hatiku berujar … asyik juga neh, dah lama gak bersepeda dan jalan-jalan menikmati suasana sekitar pesantren yang notabene masih banyak tumbuhan hijau dan terkesan lekat dengan suasana desanya.

Berempat kami berangkat, berconcengan dengan menggunakan 2 (dua) sepeda onthel. Tidak jauh dari pesantren, kami temukan beberapa hal baru, yach … di pinggir-pinggi jalan yang teduh dengan pohon rindangnya terdapat beberapa ibu rumah tangga jualan makanan khas jogja, Gudeg. Sempat ku hitung, sekitar 2-4 pedagang menjajakan masakannya di sepanjang jalanan ke pasar. hmm … meski belum pernah sekalipun aku membeli dari satu di antaranya.

Sekilas aku tersenyum dan bangga dengan mereka, Ibu-ibu rumah tangga. Mereka memasarkan produk masakan lokal yang khas. Berusaha membantu perekonomian keluarga, memanfaatkan waktu di pagi hari sekaligus menyiapkan sarapan untuk orang-orang seperti kami, yang cukup membutuhkan. Maklum kami adalah anak-anak perantauan yang sedang belajar. … sedetik kemudian, terbesit dalam hatiku …, mungkin esok hari aku akan beli sarapan di beberapa tempat yg kulewati. yach …, selain memenuhi kebutuhan sendiri juga saling membantu dengan saudara, dan bangsa sendiri.

Read more…

caksyam Blog ,

Menghafal Alquran Karena Malu kepada Alloh

November 9th, 2009

Berbagai hal bisa memotivasi seseorang untuk melakukan sesuatu, bahkan hal-hal yg mustahil …, namun satu hal bisa kita perhatikan … yakni ketika manusia termotivasi, tidak jarang muncul kekuatan tersembunyi dan potensi tinggi menyertai usaha dan semangat tinggi dalam diri.

Mungkin terlalu dini dan idealis … jika mengungkap sesuatu hal positif yang dilakukan hanya karena Alloh, jujur … berbeda dengan para Nabi dan Rasul, sebagian dari kita adalah manusia biasa, namun satu hal yang dapat ditarik sebuah garis merah …( sebagaimana Alloh menciptakan dunia beserta isinya melalui apa yang dinamakan dengan “Sunnatulloh”) … SEMUA BUTUH PROSES.

hmm .. . berkenaan dengan apa yg kami utarakan di atas, jadi teringat sama kenang-kenangan diskusi singkat kami bersama salah seorang sahabat, tentang berbagai hal … termasuk motivasi untuk menghafal Quran.
Read more…

caksyam hikmah ,

Belajar Ikhlash lewat Doa

October 26th, 2009

Amin … amin… amin…., seorang temenku dengan khusu”nya berucap ketika mendengarkan percakapan penuh do”a. “hoey … ngomong dong !!!, amin melulu ..”, seorang temenku yg laen dengan nada guraunya protesss …., kemudian sang pengucap “amin” pun menjawab : “lho kan sayang..low ada yg memuji, berucap baek dan berangan-angan klo tidak di amini, ntar klo ada malaekat lewat gmana ???…., kesempatan g musthi datang dua kali lho…. hehehehe”.

Mengingat kejadian tersebut, aku senantiasa tersenyum…. dan mengamini meski dari sudut pandang yang berbeda. do”a … do”a dan doa … sebuah bentuk penghambaan lewat kata-kata, pengakuan atas kelemahan, pengharapan atas karunia dan kejujuran inderawi atas kebutuhan akan sentuhan ridlo dari Yang Maha Esa dan Pengabul segala apa yang terbaek bagi hamba-Nya.

Udah terbiasa berdo”a …???, kami yakin setiap insan dengan penuh keyakinan akan menjawab “Ya…”, dan memang itulah seharusnya, lalu untuk siapakah do”a tersebut dilantunkan…???, …Dalam salah satu unsur khutbah jum”at … terdapat “Do”a untuk umat islam secara keseluruhan”, adakah yang aneh disitu? .. mari coba kita tengok lebih jauh.
Read more…

caksyam hikmah ,

Menggapai Dunia dengan Mencoba dan Berdoa

October 21st, 2009

Sekilas mungkin tulisan ini terkesan mengada-ada bahkan bisa dianggap tidak ada…., namun ketika berkaca bahwa “Dunia adalah ladang akhirat”… hmmm, kayaknya musti dishare aja neh….

Pagi ini (21/10) … kucoba tuk perhatikan suatu kondisi sunyi dan sepi, kegiatan klik sana dan klik sini pun mewarnai starting point aktifitas di awal hari. Ku membayangkan … betapa hebatnya Sang Pencipta Alam, menciptakan dunia bukan hanya dengan segala isinya…pun juga berbagai macam tantangan di dalamnya.

Lomba…,kompetisi…, sayembara berhadiah dan apapun namanya…, begitu kental mewarnai media informasi, terlebih lagi di dunia maya. Siapakah pemenangnya..???, jawaban yang bisa dimunculkan pertama kali tanpa harus punya ilmu laduni adalah …. “Orang yang berani mencoba”, tanpa terdaftar sebagai peserta lomba…tentu sangat kecil kemungkinan, bahkan mustahil untuk menjadi salah satu pemenangnya (betull..tidakkkk…???? ^_^).
Read more…

caksyam hikmah

Ustadz Punk

September 26th, 2009

Ada yang baru dalam hidupku …, beberapa waktu yg lalu kukenal keponakan dari adik iparku sebut saja namanya “Kipli”… hmmm, jadi ingat film mencari Tuhan..eh bukan, sinetron “Kiamat sudah dekat” …hehehehe

awalnya kukenal dia biasa-biasa saja…, dan jujur gak banyak tahu tentangnya. Kemudian di lebaran tahun ini [1430 H] sedikit berbeda….

“Assalamu”alaikum..! ” terdengar salam dari depan rumah, “wa”alikum salam” .. kujawab salam itu sambil membuka pintu pagar dan …. kaget bukan kepalang, mataku sedikit melotot ..seakan tak percaya melihat tamu yang satu neh… , gaya rambut botak samping, agak merah, rambut berdiri di bagian tengah, pake jaket levis ketat dengan khas manik besi dan “baut” mungkin yach…ckckck, ditambah lagi celana model paku bumi (ketat membentuk postur kaki, lancip ke bawah…. silahkan dibayangkan sendiri, hehehe maaf ngerepotin…), pokoknya aseli punk dagh….

“Silahkan masuk…”, ku berkata …., “Mhn maaf lahir bathin yow mas.. lama g ketemu, hehehehehe”, dia langsung menjabat tanganku … , jujur aku pangling (agak lupa-lupa ingat) dengan sodara jauh satu neh…. coz gayanya yg berubah total, jarang ketemu lagi ..
Read more…

caksyam hikmah

Ketika harta benar-benar menjadi titipan

September 24th, 2009

Kisah ini dimulai ketika beberapa bulan yang lalu kami bersilaturahmi, bertemu dengan teman lama. Sungguh selalu ada sesuatu yang berbeda….. Di malam itu, temenku bercerita ttg seseorang kakek yang luar biasa, klo g salah dari jawa barat asalnya. Di usianya yang senja, kakek tersebut memegang teguh prinsip bahwa “semua berasal dari Yang Maha Esa dan akan kembali kepadanya, semua harta adalah titipan dan hanya amal (perbuatan dan jariyah) serta do””a yang akan turut serta”.
Read more…

caksyam hikmah

Syukur dalam gelas plastik

September 23rd, 2009

Jam sudah menandakan pukul setengah sebelas malam di hari kedua lebaran 1430 H., sejenak kusempatkan melihat keluar, di depan rumah, keadaan jalanan begitu lengang, jauh berbeda dengan tadi siang ketika banyak sekali orang berlalu-lalang tuk bersilaturahmi dengan sanak famili. Akhirnya kunyatakan, open house hari ini dicukupkan sekian. bersama adek dan Ibu, kami mulai membersihkan ruangan perjamuan, tak luput, gelas plastikpun turut dibersihkan … maklum jaman udah berubah, dulu minuman tamu dibuat seketika ketika tamu datang, baik berupa kopi, teh atau sekedar sirup buatan tangan dalam gelas bening ataupun cangkir, cukup untuk beberapa sruputan, menemani suasana hangat silaturahmi dengan perbincangan seru seputar keadaan famili. hmm, sekarang… cukup pesan air dalam kemasan dengan berbagai rasa yg ada, dalam kardus ato galon yang siap diisi ulang. Read more…

caksyam hikmah

Bagaimana jika lupa berdo””a sebelum makan?

August 11th, 2009

Alhamdulillah atas izin Yang Maha Esa, hari ini kami berkesempatan untuk mewujudkan cita-cita, yakni berbagi dengan saudara-saudara tentang banyak hal. Pada kesempatan kali ini kami akan menyampaikan tentang sebuah hadits “Bagaimana jika lupa berdo”a sebelum makan?”
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi disebutkan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda “Jika salah seorang di antara kamu bersantap, maka ucapkanlah asma Alloh Ta”ala, dan apabila ia lupa mengucapkan asma Alloh pada awalnya maka hendaklan ia ucapkan Bismillahi ”ala awwalihi wa akhirihi“.
Dari hadits tersebut di atas, Rasululloh menganjurkan kepada kita semua untuk senantiasa bersyukur dan mengingat Alloh atas segala anugerahnya pada rezeki yang kita santap. Jikalau kita terlupa maka kita bisa mengucapkan “Bismillahi ”ala awwalihi wa akhirihi” yang artinya dengan menyebut asma Alloh pada awal dan akhirnya [kegiatan bersantap]. Semoga segala anugerah menjadi berkah, dan senantiasa diliputi dengan cahaya do”a berbuah ketenangan jiwa. amin, semoga bermanfaat.
Sumber : kitab mukhtarul ahadits an-nabawiyyah karya sayyid ahmad alhasyimi rahimallohu ”anhu.
Pandanaran-Yogyakarta, 11 Agustus 2009
Caksyam

caksyam hadits